Selamat Datang di Web Site Resmi Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta
 Anny,    17 November 2020 Berhadiah puluhan juta rupiah, kontes aglaonema dan anggrek 2020 bertaburan bintang baru
Berhadiah puluhan juta rupiah, kontes aglaonema dan anggrek 2020 bertaburan bintang baru

 

(Edisi 2)

Terdapat 4 kelas anggrek yang dikonteskan yaitu dendrobium, phalaenopsis, vanda,dan grammatophyllum. Peserta kontes anggrek hanya diperuntukkan warga Kota Yogyakarta. Terdapat 77 peserta ikut memperebutkan hadiah. New comer anggrek terdapat di kelas grammatophyllum yang berasal dari Irian jaya yakni grammatophyllum stapelli. Ciri khas bunga berwarna hitam legam mengkilat, eksotis, dan langsung  laku dibeli hobiis seharga 500 ribu rupiah.

Pendatang baru dendrobium  yakni  farmery, jenis anggrek species ini jika sudah berbunga mampu membius mata yang melihat karena mampu mengeluarkan bertangkai-tangkai bunga yang menjuntai dalam jumlah banyak bisa mencapai 20 tangkai dan  harum semerbak, namun bunganya hanya bertahan 12 harian. Farmery masih lumayan mahal  mencapai 1,5 juta sampai 3  juta. Jika sudah jadi bunganya harga menjadi fantastis  puluhan juta. Dendrobium pendatang baru lainnya yang ikut kontes yaitu dendrobium besi. Anggrek species dari Papua ini memiliki kelebihan pada bunganya yang awet tahan lama, untuk harga dibandrol 2 juta bahkan bisa menembus puluhan juta rupiah jika sudah berbunga. Memang anggrek species harganya masih meroket karena  langka.

Menyabet juara 1 dikelas grammatophyllum scriptum,  adalah jenis anggrek dengan panjang bunga sekitar 2 meter, umur bunga bisa mencapai 4 bulan lamanya, awet!  Ukuran pohonnya pun jumbo sehingga mampu menarik perhatian siapapun yang melihat. Perlu 2-3 orang untuk menggotongnya agar tidak rusak. Setelah menggondol kejuaraan, anggrek ini langsung dibeli orang dengan harga 3 juta. Umur anggrek juara ini sudah mencapai 4 tahun untuk memberikan bunga yang sempurna seperti itu.

Demikian pula juara 1 di kelas vanda dan phalaenopsis, laris diserbu pembeli pada saat kontes. Vanda juara yang berumur 3,5 tahun ini laku 750 ribu, dibeli kolektor anggrek. Sedangkan phalaenopsis juara berumur 2 tahun ini langsung diboyong hobiis anggrek dari Semarang dengan mahar 500 ribu. Untuk kelas dendrobium juara umur rawatan mencapai 3,5 tahun.

Tips merawat anggrek juara

Bincang langsung dilokasi kontes dengan Kadarsih Agus, seorang Ibu kelahiran Palembang, 4 Juli 1958, praktisi anggrek yang sekaligus ketua asosiasi anggrek Kota Yogyakarta sejak tahun 2013 - sekarang. Koleksi anggreknya menjadi langganan kejuaraan diberbagai kontes. Kecintaannya terhadap anggrek kini membuahkan hasil yang manis. Kali ini akan kita ulik seputar kunci sukses merawat anggrek juara ala Kadarsih.

Kunci utama merawat anggrek menurutnya adalah terletak pada ketelatenan pemberian nutrisi yang rutin seminggu 2 kali yaitu hari Senin dan Kamis. Penyiraman dilakukan 2 hari sekali, dan khusus anggrek yang sudah berbunga penyiraman dilakukan 3 hari sekali. Kebutuhan sinar matahari untuk dendrobium 75% dan phalaenopsis cukup 50% saja. Kelembaban  untuk dendrobium cukup rendah 40%  sedang phalaenopsis 60%. Media tanam juga harus tepat.  Media tanam untuk dendrobium berupa arang, dapat ditambah sabut kelapa steril. Phalaenopsis akan tumbuh optimal dalam media pakis, boleh ditambah moss. Kuncinya media harus steril dulu dengan cara direndam dengan fungisida selama semalam.

dendrobium Farmery

Kadarsih mengapresiasi adanya kontes dan bazar anggrek yang rutin digelar  Dinas Pertanian Dan Pangan Kota Yogyakarta karena mampu mendongkrak minat pecinta anggrek dari berbagai kalangan. Hal ini nampak pada stand anggrek yang selalu berjubel pengunjung memborong bibit anggrek yang laris bak kacang godog. Sebuah peluang bisnis yang prospektif. Didukung harga anggrek relatif stabil tinggi. Harga dendrobium remaja berkisar 60-90 ribu. Phalaenopsis lokal 110 ribu, premium 160 ribu, hibrid Thailand 130 ribu. Termahal yaitu jenis species. Best seller tetap dikelas dendrobium.

Kadarsih berharap kedepan wadah-wadah petani anggrek di Kota Yogyakarta dapat bersatu. Sekarang anggota asosiasi yang diketuainya mencapai 115 anggota. Dan baru beberapa yang sudah jadi dan mampu menjual anggrek, yang lainnya masih pemula dan masih perlu pendampingan teknologi.

 

Bimbingan Usaha Budidaya Pertanian agus kadarsih asosiasi anggrek kontes anggrek dinas pertanian dan pangan xt square agus kadarsih asosiasi anggrek kontes anggrek dendrobium phalaenopsis grammatophyllum vanda dinas pertanian dan pangan xt square
  (216 nilai)
Pencarian
Video Youtube
Polling
Apakah Website ini bermanfaat ?

Hasil Polling
Sangat Bermanfaat60.22%
Cukup Bermanfaat8.84%
Bermanfaat4.42%
Kurang Bermanfaat4.42%
Agenda Rapat
Selasa / 01 Desember 2020
08:00 WIB ~ 15:30 WIB
Ruang Rapat Raja Bagus

Rabu / 02 Desember 2020
08:00 WIB ~ 15:30 WIB
Ruang Rapat Raja Bagus

Statistik Pengunjung
Hari Ini Kemarin Bulan Ini Tahun Ini Total Pengunjung
Lokasi Kantor
Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU)
Kota Yogyakarta

NO2

O3

CO

SO2

PM10


Kosentrasi PM 2.5 per Jam

Tautan Terkait


Tautan Terkait