Perempuan Tani HKTI Konsen Pengembangan Pisang Untuk Ketahanan Pangan


Usai dilantik pada Kamis (23-1-2025) di Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta, Pengurus DPC Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-DIY (Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo) masa bakti tahun 2025 - 2030, melanjutkan kunjungan lapangan ke Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta. Pada ceremonial pelantikan hadir sebagai tamu undangan, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi, S.E., M.Si. didampingi Kepala Bidang Pertanian Eny Sulistyowati, S.P.

Ketua Umum DPP Perempuan Tani HKTI, Dr. Dian Novita Susanti, S.I.kom., S.H., M.Sos. bersama Ketua DPD Perempuan Tani HKTI DIY Dwi Susilowati diterima Sukidi di Joglo Sangga Buana, Kebun Plasma Nutfah Pisang (KPNP) DPP didampingi Sekretaris DPP dan Kepala Bidang.

Dalam kesempatan ini Dian menyampaikan bahwa kunjungan ke Kebun Plasma Nutfah Pisang adalah untuk membuka peluang kolaborasi dengan DPP. Kesan luar biasa Dian, berkunjung dan mengenal aneka jenis pisang koleksi KPNP dan dilanjutkan panen pisang cavendish. Belajar mengenal mengembangkan teknologi pertanian salah satunya inovasi melalui kultur jaringan untuk percepatan ketahanan pangan. Dian berkesempatan mengunjungi Laboratorium Kultur Jaringan, Rumah Aklimatisasi Pisang, dan Kebun Hortikultura.

Dian menambahkan bahwa saat ini Perempuan Tani HKTI fokus pada tanaman padi, jagung, cabai dan merambah ke tanaman pisang karena tahun 2024 eksport pisang Indonesia meningkat 46% yang mencapai 8,3 Milyar USD. Dengan konsen pada one produk one village. Harapan Dian Perempuan Tani HKTI dapat memanfaatkan lahan tidur disulap menjadi lahan pertanian produktif, kolaborasi untuk sosiologi pangan dan ketahanan pangan.
Bagi Dian lahan pertanian di Indonesia yang semakin berkurang tidak menjadi kendala, namun bagaimana fokus pada solusi dengan pemanfaatan teknologi, diantaranya teknis vertikultur dan kultur jaringan.

Sukidi menyampaikan bahwa pihaknya membuka seluas-luasnya kolaborasi dengan pihak manapun, dengan Pemerintah, dengan organisasi-organisasi se-frekuensi. Kunjungan DPP, DPD, DPC Perempuan Tani HKTI ke KPNP merupakan angin segar bagi DPP. Mudah-mudahan di waktu yang akan datang terjalin hubungan kerja sama yang saling menguntungkan dalam rangka meningkatkan pengembangan KPNP maupun pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan.
Sukidi berharap DPP memiliki Satuan Kerja (Satker) dari Kementerian untuk kemudahan akses ke pusat.